Bupati Sarolangun Lantik 142 Pejabat, Kepala BKPSDM: 5 Orang Pejabat Tidak Bisa Hadir Diruang Pelantikan
SAROLANGUN, UlasTinta.com - Bupati Sarolangun H. Hurmin, SE, melantik 142 pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun.
Acara itu berlangsung khidmat, dan lancar di ruang Pola kantor Bupati Sarolangun. Rabu, (04/03/2026)
Pejabat yang dilantik tersebut berdasarkan Keputusan Bupati Sarolangun Nomor: 103/BKPSDM/2026 tentang pengangkatan, dan pemberhentian Pegawai Negeri Sipil dalam/dari jabatan administrator, dan Pengawas di lingkungan pemerintah Kabupaten Sarolangun.
Pada momentum pelantikan rotasi dan mutasi jabatan pejabat eselon III, dan VI itu, Bupati Hurmin menegaskan bahwasanya ini adalah pelantikan pejabat untuk mencapai visi Sarolangun Maju.
“Saya tegaskan kembali, pelantikan pejabat eselon III, dan IV hari ini untuk mencapai visi Sarolangun Maju, jabatan bukan untuk mencari kenyamanan tetapi ruang perjuangan dan pengabdian,” ucap Bupati Hurmin.
“Bagi yang kinerjanya baik dalam menjalankan amanah ini dengan bekerja lebih, akan kita pertahankan, yang tidak menunjukkan komitmen, dan kinerja yang baik, akan dievaluasi,” tambah Bupati Hurmin.
Bupati juga mengimbau kepada para pejabat agar bekerja dengan hati yang jujur dalam menjalankan amanah, dengan harapan tidak meninggalkan masalah di akhir jabatan.
“Mari bekerja dengan hati, mari jaga amanah, semoga ketika masa jabatan berakhir, kita bisa berdiri dengan kepala tegak, banyak orang yang tidak menyadari dan tidak menjaga amanah, Saya berharap dengan tulus ikhlas, mari membangun Sarolangun dengan hati,” imbau Bupati Hurmin.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Kaban BKPSDM) Kabupaten Sarolangun Linda Novita Hirawati, SH, MH mengatakan ke wartawan, bahwa dari jumlah 142 pejabat yang dilantik, dan diambil sumpah jabatan hari ini, 137 pejabat hadir di ruang pelantikan, sedangkan 5 orang pejabat tidak bisa hadir di ruang acara pelantikan, dan pelantikan 5 pejabat tersebut dilakukan secara zoom atau secara daring.
“Lima orang dilantik secara zoom atau daring, karena pelantikan ini mendadak, ada yang sedang di luar kota, ada yang sedang sakit dan halangan lainnya,” ujar Linda Novita. (skr)
Berita : Skr/Adv










Tulis Komentar