Lima Unit Kios di Jalan Belimbing Pekanbaru Hangus Terbakar, Delapan Mobil Damkar Diterjunkan

Kebakaran Hebat di Kelurahan Damai Pekanbaru, Lima Kios Milik Indra Pahlawan Ludes Dilalap Api

Petugas DPKP Kota Pekanbaru saat berjibaku menyemprotkan air ke arah lima unit kios yang terbakar di Jalan Belimbing, Kelurahan Damai, Pekanbaru, Kamis (16/7) dini hari. (Foto: Istimewa)

ULASTINTA.COM, PEKANBARU - Amukan si jago merah menghanguskan lima unit kios yang berlokasi di Jalan Belimbing, Kelurahan Damai, Kota Pekanbaru. Peristiwa kebakaran hebat yang mengejutkan warga sekitar tersebut terjadi pada Kamis (16/7/2026) saat dini hari.

Guna menjinakkan kobaran api yang membesar dengan cepat, tim penyelamat bergerak taktis ke tempat kejadian perkara. Sebanyak delapan unit mobil pemadam kebakaran (damkar) langsung dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api agar tidak meluas.

Berdasarkan data di lapangan, pemilik dari kelima kios yang hangus terbakar tersebut adalah warga bernama Indra Pahlawan. Kios-kios komersil itu disewakan kepada sejumlah pedagang yang sehari-hari menggantungkan hidup dengan membuka usaha di sana.

Para penyewa yang menjadi korban reruntuhan bangunan masing-masing adalah Rici selaku pemilik Warung Ampera, dan Ridho pemilik toko sembako. Kemudian ada Eky F yang merupakan pemilik toko Danasra, serta Rinal sebagai pemilik kios ponsel setempat.

Sementara itu, untuk satu unit bangunan kios lainnya dilaporkan sedang dalam kondisi kosong tanpa penghuni maupun barang dagangan. Beruntung, sifat bangunan yang berjejer tersebut segera mendapat penanganan intensif dari petugas berseragam biru di lapangan.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru, Zarman Candra, mengatakan pihaknya menerima laporan darurat dari warga. Operator call center DPKP mencatat laporan masuk mengenai kebakaran tersebut sekitar pukul 00.43 WIB.

Zarman memastikan hasil penyisiran menyeluruh di lokasi oleh tim evakuasi menyatakan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Seluruh penghuni kios dilaporkan berhasil menyelamatkan diri sesaat setelah api pertama kali terlihat berkobar.

"Korban jiwa tidak ada dalam kejadian ini. Kami langsung mengerahkan delapan unit mobil damkar untuk memadamkan api yang berkobar," kata Zarman saat memberikan konfirmasi resmi mengenai jalannya operasi penyelamatan di lokasi kejadian.

Ia menjelaskan, personel bersama armada pemadam tiba di lokasi beberapa menit setelah menerima laporan warga dan langsung menyemprotkan air. Petugas di lapangan harus berjibaku selama kurang lebih dua jam demi mencegah api merembet ke pemukiman padat.

"Penyebab pasti kebakaran masih didalami oleh pihak terkait," tutur Zarman seraya mengimbau masyarakat Kota Pekanbaru agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama dengan memastikan kelaikan instalasi listrik dan sumber api rumah tangga. (Yz)