Tutup Gebyar Pendidikan 2026, Wali Kota Pekanbaru Ajak Pelajar Mengisi Kemerdekaan dengan Prestasi
ULASTINTA.COM, PEKANBARU – Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho secara resmi menutup seluruh rangkaian acara Gebyar Pendidikan Tahun 2026 yang berlangsung meriah di Mal Ciputra Pekanbaru, Jalan Riau, Minggu (16/8/2026). Dalam sambutan penutupnya, Wali Kota mengajak seluruh pelajar di Kota Bertuah untuk menjadikan momentum kompetisi ini sebagai batu loncatan dalam melatih mental dan mengasah kreativitas.
Acara yang berlangsung selama lima hari ini digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia serta HUT ke-69 Provinsi Riau. Kehadiran orang nomor satu di Kota Pekanbaru tersebut mendapat sambutan hangat dari ratusan siswa, jajaran tenaga pendidik, serta para orang tua wali murid yang memadati area pusat perbelanjaan.
Dalam arahannya, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menekankan pentingnya membangun ruang publik yang kreatif bagi anak-anak usia sekolah. Ajang seperti Gebyar Pendidikan ini dinilai sangat efektif untuk mengikis rasa takut dan menumbuhkan rasa percaya diri pada generasi muda sejak dini.
Agung juga memberikan pesan motivasi khusus mengenai hakikat dari sebuah perlombaan di dunia pendidikan. Ia mengingatkan para peserta agar tidak melihat kompetisi dari sudut pandang hasil akhir semata, melainkan dari nilai-nilai keberanian yang berhasil mereka tunjukkan di hadapan khalayak umum.
“Perlombaan ini bukan sekadar soal menang atau kalah, tetapi bagaimana anak-anak kita belajar berani tampil dan menyalurkan bakat mereka. Tugas terbesar generasi muda hari ini adalah melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan mengisi kemerdekaan lewat torehan prestasi,” tegas Agung Nugroho.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru, Abdul Jamal, dalam laporan penutupnya memaparkan bahwa kompetisi tahun ini dirancang menjadi ruang kreativitas yang sangat inklusif. Hal tersebut dibuktikan dengan keterlibatan aktif dari ribuan siswa yang berasal dari jenjang Taman Kanak-Kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat.
Jamal menguraikan, salah satu agenda utama yang paling menyedot perhatian publik dan dewan juri selama acara berlangsung adalah lomba pidato kemerdekaan. Kompetisi olah vokal dan pemikiran ini sukses menjaring animo luar biasa dengan total kepesertaan mencapai 99 orang pelajar dari tingkat SMP dan SMA sederajat se-Kota Pekanbaru.
Lebih lanjut, Gebyar Pendidikan 2026 tidak hanya berfokus pada perlombaan seni dan bahasa saja. Pihak panitia juga menyajikan program penguatan karakter berupa seminar edukasi interaktif yang secara khusus menghadirkan pakar hukum serta psikolog anak guna memberikan wawasan tambahan bagi orang tua dan guru.
Apresiasi tinggi juga disampaikan oleh jajaran pemerintah kota kepada kemitraan swasta (sponsorship), salah satunya Bimbel Adzkia, yang ikut mendukung penuh kelancaran acara. Kolaborasi sinergis ini diharapkan dapat terus berlanjut di masa depan demi mewujudkan ekosistem pendidikan Kota Pekanbaru yang maju, berdaya saing, dan berkarakter. (Ar)










Tulis Komentar