Demi Pekanbaru Maju, Kadiskominfosan Ajak Warga, Ormas, dan Pers Bersatu Tangkal Hoaks

Sering Sebelum Share, Diskominfosan Pekanbaru Ajak Masyarakat Dewasa Menyikapi Informasi

Kadiskominfosan Pekanbaru, Ardiansyah Eka Putra, memberikan keterangan pers terkait keterbukaan informasi dan penangkalan hoaks. Pekanbaru, Kamis 15/10/2026. (Foto: Istimewa)

PEKANBARU, UlasTinta.com – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfosan) mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih kritis dalam menyaring informasi. Langkah ini dinilai penting guna menyajikan informasi yang berimbang demi kemajuan pembangunan daerah.

Kepala Diskominfosan Kota Pekanbaru, Ardiansyah Eka Putra, menegaskan bahwa instansinya berkomitmen penuh membuka pintu komunikasi yang transparan bagi publik. Pihaknya siap memvalidasi berbagai isu seputar program kerja Pemko Pekanbaru di bawah kepemimpinan Wali Kota Agung Nugroho dan Wakil Wali Kota Markurius Anuar.

"Kami selalu terbuka untuk umum, khususnya warga Pekanbaru, dan sigap melayani apabila ada program pemerintah yang perlu dipertanyakan. Kami ingin meluruskan isu-isu menyimpang agar tidak menjadi bola liar yang merugikan publik," kata Ardiansyah kepada media di Pekanbaru, Kamis (15/10/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Ardiansyah menyelaraskan imbauannya dengan kebijakan literasi digital nasional dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi). Ia meminta masyarakat semakin cermat memeriksa validitas setiap foto maupun video lama yang sering kali diunggah kembali tanpa keterangan waktu sehingga berpotensi memicu persepsi keliru.

Secara khusus, Ardiansyah menyampaikan ajakan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan literasi digital secara mandiri sesuai panduan Kemkomdigi. Ia meminta warga tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, terutama yang beredar di berbagai platform media sosial.

Ia juga mengingatkan bahwa hak atas informasi yang dijamin oleh konstitusi harus diwujudkan melalui penyampaian fakta yang benar. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk lebih dewasa bersosial media guna menghindari konsekuensi hukum akibat penyebaran berita bohong.

Tidak hanya masyarakat umum, Ardiansyah turut merangkul Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) di Kota Pekanbaru untuk ikut mengambil peran. Ormas diharapkan dapat menjadi benteng pertama dalam menyaring informasi sekaligus motor penggerak pemikiran positif di tengah komunitas.

"Kami mengajak rekan-rekan Ormas untuk aktif berkolaborasi dengan pemerintah dalam menyosialisasikan program pembangunan kota. Jangan sampai ruang publik kita dipenuhi oleh narasi yang memecah belah akibat misinformasi," tuturnya.

Sektor media juga menjadi perhatian utama Diskominfosan dalam menjaga kondusivitas informasi di Kota Bertuah. Ardiansyah mengajak seluruh perusahaan pers, baik yang sudah bermitra dengan Pemko Pekanbaru maupun yang belum, untuk tetap menjaga marwah jurnalistik.

Perusahaan media diharapkan terus mengedepankan asas konfirmasi dan menerbitkan produk jurnalistik yang berimbang sebelum menyebarkannya ke publik. Sinergi yang sehat antara media dan pemerintah dinilai menjadi kunci utama dalam menangkal hoaks secara masif.

"Mari kita bersama-sama membangun ekosistem digital dan informasi yang sehat demi masa depan Pekanbaru yang lebih baik. Kerja sama dari masyarakat, ormas, dan media adalah pilar utama bagi keberhasilan pembangunan kota ini," pungkas Ardiansyah. (Yobe)

 

Editor: Elfis