Bupati Muba Toha Tohet: Tanpa Penyebaran Informasi yang Baik, Program Pembangunan Tidak Akan Diketahui Warga
SEKAYU, UlasTinta.com – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Pemkab Muba) resmi melanjutkan kerja sama penyiaran informasi dengan Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) Palembang. Sinergi ini bertujuan untuk memperluas jangkauan informasi pembangunan dan mengedukasi masyarakat secara lebih masif.
Keberlanjutan kemitraan ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di Guest House Griya Bumi Serasan Sekate, Sekayu, Senin (21/9/2026).
Prosesi penandatanganan dilakukan langsung oleh Bupati Muba H. M. Toha Tohet, S.H., saat menerima kunjungan silaturahmi Kepala RRI Palembang, Rahma Juwita, S.Sos., M.Si., beserta jajaran. Dalam pertemuan tersebut, Bupati Toha juga menyampaikan ucapan selamat atas peringatan Hari Radio Nasional ke-81 yang jatuh pada 11 September lalu.
Menurut Toha, penyebaran informasi yang efektif dan sehat menjadi kunci penting agar masyarakat mengetahui berbagai program dan progres pembangunan yang sedang digulirkan oleh pemerintah daerah.
"Tanpa penyebaran informasi yang baik, masyarakat tidak akan mengetahui program pembangunan yang sedang dan akan dilaksanakan pemerintah. Oleh karena itu, informasi publik harus kita bangun dengan matang," ujar Toha.
Bupati Muba kemudian mencontohkan salah satu capaian krusial daerah, yakni penurunan angka kemiskinan ekstrem di Muba dari 12,88 persen menjadi 9,97 persen. Keberhasilan tersebut didorong oleh program-program unggulan lokal seperti Program Keluarga Maju (PKM), yang kini telah mendapat pengakuan dan penghargaan di tingkat nasional.
Sementara itu, Kepala RRI Palembang Rahma Juwita menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan kemitraan strategis, bukan sekadar seremonial. RRI berkomitmen penuh untuk memastikan seluruh informasi dari Muba tersampaikan ke publik secara transparan.
"Kami ingin memastikan suara Indonesia sampai kepada masyarakat tanpa terkecuali. Jangkauan RRI mencakup 17 kabupaten/kota di Sumsel. Khusus di Muba, masyarakat dapat memonitor siaran kami melalui frekuensi 90,5 FM," jelas Rahma.
Rahma menambahkan, RRI kini telah bertransformasi ke platform digital dan media sosial. Melalui program interaktif seperti 'Kepala Daerah Menyapa', masyarakat Muba nantinya bisa langsung berdialog dengan bupati. RRI juga siap mendukung peningkatan kapasitas SDM lokal melalui pelatihan public speaking dan jurnalistik.
"Potensi Muba sangat melimpah, mulai dari sektor perkebunan, migas, hingga UMKM. Potensi-potensi besar ini harus didengar, bukan hanya oleh masyarakat Sumsel, tetapi juga di level nasional," pungkasnya.
Hadir dalam agenda tersebut di antaranya Kalaksa BPBD Muba Marko Susanto, Plt Kepala Dinas Kominfo Muba Daud Amri, Plt Kadinsos Muba H. Deny, Sekretaris Kesbangpol Erdiansyah, Kabag Kerja Sama Setda Irfan, Kabag Prokopim M. Agung Perdana, beserta jajaran pejabat struktural RRI Palembang.
Liputan : Toyib
Editor : Red
Foto : Mr










Tulis Komentar